Perencanaan Sistem Supply Chain Management untuk mengoptimalkan Rantai Pasok Bahan Baku Kopi di Tropic Pontianak
Kata Kunci:
Supply chain management, supplier selection, cafe businessAbstrak
Fenomena kerja dari cafe yang sering dikenal dengan istilah Work From Cafe menjadi semakin populer sejak meningkatnya kehadiran cafe atau tempat baru untuk menikmati kopi dengan konsep unik. Kopi menjadi pilihan utama sebagai minuman yang menjadi pendamping kerja karyawan hingga freelancer yang menerapkan work from cafe. Dengan meningkatnya peluang penjualan kopi, pihak coffee shop perlu memperhatikan manajemen pasokan dari bahan baku utama yaitu kopi agar dapat bersaing secara unggul dibanding pesaing. Tujuan utama dari penelitian ini adalah melihat pentingnya proses pemilihan pemasok, perencanaan logistik, dan distribusi yang diterapkan oleh tropic pontianak. Aktivitas pengadaan bahan baku hingga produk akhir sampai pada tangan konsumen menjadi tujuan utama penelitian. Bisnis cafe adalah salah satu jenis usaha yang memerlukan perhatian khusus agar konsumen merasa puas dengan konsistensi produk yang disajikan oleh karena itu pemilihan bahan baku dan pemasok yang tepat akan menjadi salah satu cara pemilik cafe bertahan di era gempuran pertumbuhan bisnis cafe yang sengit. Manajemen rantai pasok diharapkan dapat menunjukkan peran penting dalam meningkatkan daya saing dan manajemen operasional yang lebih baik agar dapat bersaing ketat dengan pertumbuhan usaha cafe yang baru.
Referensi
Gawusu, S., Zhang, X., Jamatutu, S. A., Ahmed, A., Amadu, A. A., & Djam Miensah, E. (2022). The dynamics of green supply chain management within the framework of renewable energy. International Journal of Energy Research, 46(2), 684-711.
Hardiansyah, D. (2024). Perencanaan Supply Chain Management Pada Seneca Coffe Studio. In Prosiding Seminar Nasional Waluyo Jatmiko (pp. 1-7).
Hasan, H., Bora, M. A., Afriani, D., Artiani, L. E., Puspitasari, R., Susilawati, A., ... & Hakim, A. R. (2025). Metode penelitian kualitatif. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Heizer, J. H., & Render, B. (2004). Principles of operations management. Pearson Educación.
Herrmann, F. F., Barbosa-Povoa, A. P., Butturi, M. A., Marinelli, S., & Sellitto, M. A. (2021). Green supply chain management: Conceptual framework and models for analysis. Sustainability, 13(15), 8127.
Kurniawati, D., Yuliando, H., & Widodo, K. (2013). Kriteria Pemilihan Pemasok Menggunakan Analytical Network Process. Jurnal Teknik Industri, Vol. 15 (1). Diakses dari http://puslit2.petra.ac.id/ejournal pada 10 Februari 2014, Hal. 25-32.
LeMay, S. A. (2005). Council of Supply Chain Management Professionals (CSCMP) Toolbox.
Mentzer, J. T., DeWitt, W., Keebler, J. S., Min, S., Nix, N. W., Smith, C. D., & Zacharia, Z. G. (2001). Defining supply chain management. Journal of Business logistics, 22(2), 1-25.
Ng, W. L. (2008). An efficient and simple model for multiple criteria supplier selection problem. European journal of operational research, 186(3), 1059-1067.
Nurhandayani, A., & Noor, A. M. (2020). Pengukuran kinerja rantai pasok cv. vio burger dengan menggunakan model supply chain operation reference (scor) dan metode analytical hierarchy process (ahp). Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Rekayasa, 23(3), 206-219.
Prasetyo, B., Kusumaningrum, E. N., & Saraswaty. (2023) CATATAN SINGKAT: POTENSI KOPI ROBUSTA (Coffea robusta Linden) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERIAL.
Pujawan, I. N., & Mahendrawathi, E. R. (2010). Supply chain management Surabaya: Guna Widya. Research.
Satmoko, N. D. (2023). Agarwood supply chain management in central Java province. Jurnal Ekonomi, 12(3), 1641-1647.
Sugiyono, Dr. "Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D." (2013).
https://distan.bulelengkab.go.id/informasi/detail/berita/sejarah-perkembangan-kopi-44#:~:text=Perlu%20diketahui%20sebenarnya%20kopi%20bukanlah,dan%20tersebarlah%20ke%20seluruh%20dunia, diakses pada tanggal 2 November 2025