FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS DAN ENTITAS ANAK

Julian Purnama Sari

Abstract


Kesulitan keuangan (financial distress) digunakan untuk mencerminkan adanya permasalahan dengan likuiditas yang tidak dapat dijawab atau diatasi tanpa harus melakukan perubahan skala operasi atau restrukturisasi perusahaan. Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kinerja keuangan PT Pelayaran Tempuran Emas, Tbk. dan Entitas Anak jika ditinjau dengan menggunakan metode Altman Z-score dan mengetahui prediksi risiko kebangkrutan perusahaan berdasarkan titik cut off yang ditetapkan oleh Edward I. Altman. Penelitian ini menggunakan bentuk deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang dianalisis menggunakan metode Altman Z-score pada PT Pelayaran Tempuran Emas, Tbk. dan Entitas Anak periode 2009-2013 diklasifikasikan dalam keadaan tidak aman atau berpotensi mengalami kebangkrutan. Adapun saran yang dapat diberikan penulis yaitu pihak manajemen harus memberikan perhatian serius dan segera mungkin mengambil tindakan perbaikan kinerja perusahaan untuk mencegah terjadinya kebangkrutan. Sebaiknya pihak manajemen perusahaan juga lebih berhati-hati dalam hal manajemen aktivanya jangan sampai arus modal kerja yang dihasilkan menjadi negatif. Selain itu, biaya-biaya operasional juga perlu diperhatikan penggunaannya agar lebih efisien jangan sampai lebih besar daripada pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan.


Full Text:

P1576

Refbacks

  • There are currently no refbacks.